Cerpen Di KRL

KRL (Kereta Rangkaian Listrik) merupakan moda transportasi massal yang dapat membawa masyarakat dengan jumlah banyak. Tidak dapat dipungkiri bahwa KRL sekarang ini merupakan salah satu pilihan utama masyarakat untuk beraktifitas dan juga menjadi transportasi umum yang banyak memiliki peminat. Selain harga tiket yang sekarang ini sangat murah, juga terhindar dari macetnya jalanan. Untuk efisiensi waktu memang cocoklah menggunakan KRL ini.

NULL
Sumber gbr : https://nasional.kontan.co.id

Banyak cerita sebenarnya yang dapat kita temui didalam KRL, mulai dari orang tidur, pura-pura tidur biar gak dimintain tempat duduk, orang baik hati karena mau memberikan tempat duduknya untuk orang yang lebih membutuhkan padahal untuk mendapatkan tempat duduk saja butuh perjuangan, ada yang nonton, main game, chat-chatan sama gebetan dan ada juga yang ngomel-ngomel. Pokoknya banyaklah.

Seperti beberapa hari yang lalu, ada segerombolan keluarga yang sepertinya jarang/ belum pernah naik KRL. Mungkin dibenaknya naik KRL di pagi hari akan tenang dan nyaman, tapi ternyata yang dirasakan berbanding terbalik. Kenapa saya bilang begitu, sejak saya masuk ke gerbong yang kebetulan ada keluarga itu, saya mendengar mereka mengeluh, bilang padatlah, sempitlah. Bahkan yang lebih parah lagi salah satu dari mereka yang merupakan ibu-ibu berani memarahi orang-orang yang mau masuk ke gerbong, tapi namanya mengejar waktu orang-orang itu pada cuek dan masuk saja. Dalam hati ku, wajar kalau jam-jam pagi (jam sibuk berangkat kerja) KRL itu ramai dan padat. Kita tidak bisa menyalahkan orang-orang yang masuk, bukan begitu?. Ya mungkin memang benar baru pertama kali naik KRL.

Selain itu didalam KRL juga kita bisa merasakan aroma-aroma yang beragam. Bisa aroma tubuh, makanan dan lain-lain. Kalau pagi hari biasanya sih masih segar, walau tak banyak juga aroma yang tidak sedap. Dan disore hari atau pulang kerja, malah sebaliknya, aroma yang tidak sedap lebih mendominasi. Kadang kala muka ini berhadapan langsung dengan sumber aroma tersebut walaupun tidak langsung menyentuh sumbernya (hahahaha). Bahaya kalau bisa langsung tersentuh ke sumber aroma.

Yah itulah sebagian kecil dari cerita di dalam rangkaian KRL, ada senang tentu ada juga yang tidak senangnya, semua itu sejalan. Intinya, mau bagaimanapun kita harus bisa menikmati serangkaian kejadian-kejadian tersebut. Karena dari situ kita banyak dapat cerita yang bisa ceritakan kepada keluarga maupun teman-teman kita.

Kalau teman-teman sendiri yang sering berpergian naik KRL, cerita apa yang pernah kalian alami?

Jangan lupa berbagi cerita di komentar yang teman-teman. Terimakasih sudah mau membuang waktu kalian secara percuma untuk berkunjung ke artikel ini. Semoga sukses buat kita semua.

Iklan

Berkomentarlah dengan bijak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.