Curhat Aja (Tentang Ojek Online)

uzone-20161214035230889
sumber: http://nurandim.blogspot.com

Tidak bisa dipungkiri transportasi online pada masa ini sangat membantu kita. Baik dari mobilitas, kirim barang, dan pesan makanan, semuanya serba gampang. Tapi dibalik kemudahan ini semua tentu ada hal-hal yang menjengkelkan kita, entah itu gagal order, gagal pick up, di cancel dan lain sebagainya.

Nah kali ini saya mau sedikit curhat tentang pengalaman saya bersama ojok online (ojol) kemarin (03/03). Jadi kemarin sore itu saya hendak pergi ke rumah paman, yang jaraknya tidak terlalu jauhlah. Jemputnya dari perumahan Koperpu, Karang Satria, Tambun Utara, dan tujuanya ke Perumahan Kodam Jaya, Mustika Jaya, dekat Villa Mutiara Gading. Pada saat order, ada yang terima, hanya saja drivernya tidak bisa dihubungi, menunggu hampir 20 menit tak kunjung datang juga, karena mulai kesal akhirnya cancel sepihak oleh saya.

Nah singkat cerita saya mau pulang kerumah, tentu dengan jarak yang sama dong. Order pertama, diterima, selama 5 menit baru nelpon bilang kalau ban motornya pecahnya, jadi harus ditambal dulu. Oke saya masih maklum, yang kedua diterima lagi, masih sama dibiarin dulu baru kemudian ngasih tahu kalau motornya rusak dan sedang dibengkel, oke masih saya maklumi. Order ke 3, drivernya memang langsung telepon nanya kesana mau nunggu apa tidak, karena beliau mau sholat dulu katanya, karena memang pada saat order ke 3 sudah waktunya sholat. Tentu dengan senang hati saya pasti menunggu, tidak baik soalnya menghalang-halangi orang yang mau ibadah. Tapi beberapa saat kemudia, orderannya udah berubah bukan sibapak yang tadi, berarti di cancel dong sama sibapaknya, agak mulai kesal, tapi harus order lagi biar bisa puang.

Masih berusaha mencoba untuk order yang ke 4 kalinya, langsung dapat dan langsung ditelepon sama drivernya, tapi isi chatnya bilang kalau dia tidak bisa antar karan ban motor pecah, kesal dong, tanpa pikir panjang langsung cancel aja. Order ke 5 ada lagi yang terima, tapi minta dicancel juga karena alasan yang sama, motor lagi ditambal bannya, udah gitu minta kita yang cancel dan bilang tolong sama di ceklis, maksudnya jangan dipilih salah satu alasan cancelnya kenapa. Tapi karena saya sudah kesal dari order ke 3 tetap saya pilih alasannya, dan yang saya pilih alasannya tentu sesuai dengan alasan drivernya, “kendaraanya rusak”, karena saya tidak sekejam itu untuk memberikan alasan yang ekstrim. Dan orderan yang ke 6 lebih parah lagi, orderan diterima dan sudah masuk ke driver, tapi yang terjadi si driver malah muter-muter gak jelas entah kemana. Saya berfikir mungkin sedang mencari-cari alamat penjemputan, tapi ternyata tidak, saya menunggu si driver hampir 15 menit, tak kunjung datang juga, hingga akhirnya dicancel lagi. Sampai pada akhirnya saya baru dapat driver yang benar-benar mau mengantar saya di orderan yang ke 7. Setelah menunggu hampir 1,5 jam mengharapkan driver-driver php.

Saya hanya berharap sih mudah-mudahan semakin jarang driver-driver yang yang seperti itu. Karena kami khususnya saya sudah nyaman menggunakan transportasi online, tapi kalau caranya terus-terusan seperti itu sih tentu akan berpikir 2 kali untuk menggunakannya. Tapi saya yakin kok lebih banyak driver-driver yang baik dan rajin dari pada yang php dan atau malas. Buktinya itu ada pada orderan yang ke-7. Dan semoga juga kedepannya semua sistem transportasi online bisa lebih baik dan menguntungka disemua pihak.

Sekain curhat saya pagi ini, jika ada salah-salah kata, mohon dimaafkan, jika ada yang suka monggo dilike, jika ada yang tidak suka, janganlah, paksain aja biar suka (hahaha). Kalau ada yang kritik, silahkan, kritik membangung tentu akan membantu semua orang, jika ada yang bilang tulisan ini jelek, mohon maklum, masih proses belajar, belajar, dan belajar.

Terimakasih sudah mau mampir.

Iklan

3 pemikiran pada “Curhat Aja (Tentang Ojek Online)

Berkomentarlah dengan bijak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.