Fifa World Cup 2018

Video Assistent Refree (VAR), Membantukah?

VAR (Video Assistent Refree) merupakan teknologi pembantu pekerjaan wasit dilapangan sepakbola selain “Goal Line Technologi”. Ya memang harus diakui dengan adanya VAR pada Perhelatan Piala Dunia 2018 kali ini sangat membantu kinerja wasit dilapangan. VAR juga dapat merubah jalannya pertandingan. Memanga jadi memakan waktu yang cukup lama karena harus melihat dan menganalisis insiden berulang-ulang melalui tanyangan replay.

Banyak kejadian yang beberapa kali ditinjau melalui VAR pada perhelatan Piala Dunia kali ini. Ada beberapa tendangan penalti diberikan wasit dengan melihat VAR terlebih dahulu. Contohnya saja, saat Perancis mendapatkan tendangan penalti setelah melihat VAR saat menghadapi Australia. Brazil gagal mendapatkan penalti setelah sebelumnya wasit menunjuk titik putih saat menghadapi Kostarika. Namun lagi-lagi wasit harus melihat ulang kejadiannya dan akhirnya Brazil gagal mendapat hadiah penalti.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
<!– Uang Dari Youtube/Blog –>
<ins class=”adsbygoogle”
style=”display:block”
data-ad-client=”ca-pub-1879530919846124″
data-ad-slot=”3840289859″
data-ad-format=”link”></ins>

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Penggunaan VAR sejauh ini cukup berhasil terhadap penentuan jalannya sebuah laga pada setiap pertandingannya. Keputusanpun bisa berubah setelah beberapa menit dari sebuah insiden terjadi, entah itu pelanggaran, Off Side, atau diving. Hanya saja saya masih sedikit bingung saat kapan VAR itu digunakan. Kenapa saya berpendapat demikian? Pada beberapa pertandingan VAR digunakan setelah insiden terjadi cukup lama, dan ada juga insiden yang memang perlu (menurut saya) untuk menggunakan VAR, malah sama sekali tidak digunakan.

Salah satu contoh insiden yang tidak mempertimbangkan dari VAR dahulu adalah, saat Portugal mendapatkan tendangan penalti saat menghadapi Spanyol. Jelas-jelas dari beberapa kali tanyangan ulang diputar pemain Portugal (Ronaldo) itu sengaja menjatuhkan dirinya sendiri, tapi wasit langsung memberikan penalti tanpa memperhatikan VAR terlebih dahulu.

Ada sih beberapa kejadian yang memang harus membutuhkan VAR (tapi saya lupa pas kapan itu, ehehehhe) tapi wasit tidak menggunakannya. Bahkan sudah diprotes pemain dan para offisial tapi tidak diindahkan oleh wasit. Kalau tidak salah ingat wasit mengabaikan permintaan VAR saat pertandingan Portugal vs Iran tadi malam, tapi pas kapannya saya lupa, asli lupa (hahaha).

Hadirnya VAR memang mengurangi kontroversi-kontroversi yang dapat merugikan salah satu tim. Mengurangi perbuatan curang, seperti diving, pertimbangan untuk memberi kartu, kuning atau merah, menentukan sebuah gol sah atau tidak. Ya memang wasit sangat terbantu dengan adanya teknologi ini.

Apakah sepakbola kita sudah siap untuk menerima teknologi ini? agar setidaknya mengurangi tindakan yang kurang pantas terhadap wasit akibat kurang tepat memberikan keputusan menurut para pemain.

Terlepas dari segala kontroversi VAR, sepak bola memang menyuguhkan kenikmatannya sendiri dan ceritnay sendiri.

 

Iklan

2 replies »

Berkomentarlah dengan bijak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.