(TRAVEL) hari kedua: Ponorogo-Solo

Selamat pagi, bangun pagi pukul 08.00 wib. Keluar kamar sarapan sudah tersedia di depan kamar di atas meja. Ada nasi goreng dan ada nasi pecel. Aku lebih memilih nasi pecel, karena istriku mau nasi goreng. Mandi, beres-beres dan sedikit bersolek. Itulah persiapan kami untuk menghadiri resepsi pernikahan teman kami.

Tiba di tempat resepsi setengah jam lebih cepat dari jadwal yang tertera di Undangan. Kami langsung mengambil tempat untuk bersalaman dengan pengantin dan tentu tidak lupa, “Mendokumentasikannya”. Hal mutlak yang harus dilakukan.

Sambil menikmati makanan yang sudah disiapkan, tak jarang juga saya menyempatkan mengambil beberapa foto (tidak usah diposting 😂). Sebelum bertolak ke Solo, kami menyempatkan untuk menikmati es dawet di sekitaran perempatan Jabung. Semua penjual es dawet disini diberi nama “Es Dawet Jabung”. Yang menjadi pembeda di belakang nama es dawet jabung dibubuhkan nama masing-masing tempat penjualnya, seperti yang kami kunjungi “Es Dawet Jabung Mbak Pur”.

Rasa es dawetnya mantap, segar, manisnya pas. Lebih nikmat kalau dinikmati saat cuaca lagi panas-panasnya. Selain dawet, ada juga gorengan-gorengan dan kacang. Katanya sih es dawet yang terkenal di Ponorogo ya es dawet yang di daerah Jabung.

Hampir menuju senja, kami tiba di Kota Solo. Perut mulai lapar lagi. Baiknya harus makan lagi. Terputuskanlah untuk makan tengkleng.

Tengkleng adalah sejenis masakan sup khas Solo yang berbahan dasar daging, jeroan, dan tulang kambing yang hampir mirip dengan masakan gulai kambing, hanya saja dengan kuah yang lebih encer.

Kali ini kami mencoba tengkleng yang ada di “Sate Kambing Pak Pur”, yang berlokasi di sekitaran jl. Sudirman, depan Kabupaten Sukoharjo. Baru pertama kali mencoba tengkleng di sini. Tengkleng kali ini rasanya biasa saja. Bumbu sih terasa, hanya saja sajiannya sedikit. Isi dan kuahnya sedikit. Yang saya tahu tengkleng itu biasanya porsinya agak banyak. Rasa satenya lumayanlah. Lebih nikmat satenya dari tengklengnya.

Menutup hari untuk kali ini diputuskan untuk istirahat. Tempat penginapan pun terpaksa kami bagi 2. 1 kelompok ada di guest house yang sudah dipesan sebelumnya, dan 1 kelompok lagi harus pindah ke hotel lain karena suatu alasan. Tapi yang penting kami bisa istirahat untuk malam ini sebelum kembali beraktivitas besok.

Zzzzzzzzzzzz 😴😴😴😴😴😴

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s