PSMS Medan, Sidikit Tentang Sejarahnya

PSMS Medan (Persatuan Sepak Bola Medan Sekitarnya)  atau sering juga disebut sebagai “Ayam Kinantan”, merupakan sebuah klub sepak bola profesional yang berbasis di daerah Sumatera Utara, Medan. Musim lalu diliga Indonesia, PSMS Medan berada Liga 2 atau dibawah kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia yang biasa disebut Liga 1. Namun untuk musim depan tim ini akan ikut meramaikan Liga 1. PSMS Medan kali ini ditemani oleh 2 tim lain yaitu, Persebaya Surabaya, dan PSIS Semarang yang juga ikut promosi.

20171121070818!PSMS

Tapi kali ini saya mau mencoba berbagi sedikit-banyak sejarah tim kebanggaan kota Medan ini. PSMS Medan didirikan pada tanggal 21 April 1950. Tetapi sejak tahun 1930 telah berdiri klub yang bernama Oost Sumatera Voettval Vond (OSVB) dibawah naungan NIVB yang diyakini sebagai cikal bakal PSMS berdiri.

PSMS Medan cukup dikenal dengan tipe permainan khas “Rap-rap”, yakni sepak bola yang mempunyai karakter keras, cepat dan ngotot tapi tetap menjunjung sportivitas. Pada Tahun 1950-an PSMS berada pada puncak kejayaannya. Beberapa turnamen dalam dan luar negeri selalu menjadi ajang bagi tim ini untuk meraih gelar juara. Sudah banyak gelar yang diraih PSMS Medan di kompetisi-kompetisi di Indonesia, untuk kejuaraan PSSI antara 1951-1990 PSMS Medan meraih gelar sebanyak 6 (enam) gelar juara. Gelar lain yang pernah diraih adalah Piala Emas Bang Yos sebanyak 3 kali yang diraih secara berturut-turut.

Tim ini mempunyai kandang/ stadion bernama stadion teladan. Saya sih belum pernah kesana, jadi penasaran ingin lihat bagaimana keadaan disana. Stadion Teladan merupakan stadion yang terbesar di Sumatera Utara saat ini. Stadion Teladan dibangun pada saat kota Medan ditunjuk sebagai tuan rumah PON III tahun 1953. Selama 8 bulan pembangunan stadion Teladan dapat diselesaikan (kurang tahu pasti bulan berapa awal dan akhir pengerjaannya). Seperti yang kita tahu, awal-awal pembangunan sarana dan prasarana pasti bagus dan rapi, tapi lama kelamaan seperti tidak terawat, hal itu juga yang dialami oleh stadion Teladan ini.

Tak lengkap rasanya jika sebuah tim sepak bola tidak memiliki kelompok suporter. PSMS Medan memiliki suporter pendukung bernama SMecCK (Suporter Medan Cinta Kinantan). Selain SMeCK masih ada lagi KAMPAK (Kesatuan Anak Medan Pecinta Ayam Kinantan). Kedua suporter ini selalu ramai mengisi stadion Teladan saat tim kesayangan bertanding. Hanya saja saya tidak mendapatkan informasi yang akurat kapan kedua kelompok suporter ini berdiri.

Oh iya ada yang hampir terlewat yang ingin saya tulis, yaitu tentang logo PSMS Medan. Pada logo tim ini terdapat gambar daun, sejak dauhulu kota Medan dikenal karena perkebunan tembakau Delinya, hal ini yang mungkin menjadi pertimbangan manajemen pada saat itu membuat logo PSMS dengan menggunakan unsur daun tersebut.

Mas banyak lagi sebenarnya tentang sejarah-sejarah tentang tim PSMS Medan ini yang mungkin belum saya tulis pada artikel ini. Siapa tahu teman-teman yang baca ada yang tahu lagi sejarah-sejarahnya mohon bantuannya. Apabila ada juga yang keliru, mohon kritik dan saran yang membangun ya teman-teman. Oh iya sembari menutup tulisan ini, saya mau mengucapkan selamat kepada PSMS, Persebaya, dan PSIS atas promosinya ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan. Semua hasil kerja kerasnya terbayar sudah. Sekali lagi selamat……!!!!!!!!!!!!!!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s