Sederhana Tapi Perlu Diperhatikan

Arti dari kebiasaan adalah menurut http://kbbi.kata.web.id/ adalah: ke.bi.a.sa.an
Nomina (kata benda)
(1) sesuatu yang biasa dikerjakan dan sebagainya;
(2) Istilah antropologi pola untuk melakukan tanggapan terhadap situasi tertentu yang dipelajari oleh seorang individu dan yang dilakukannya secara berulang untuk hal yang sama.

LandingNah sedikit yang ingin saya bahas adalah tentang kebiasaan sebagian orang Indonesia di Pesawat terbang. Pada masa saat ini manusia seakan-akan sudah terikat pada “gadget” dan tidak bisa lepas dari itu, termasuk juga saya. Sebenarnya sih menurut hemat saya penggunaan “gadget” ini tidak menjadi sebuah masalah, asal penggunaannya sesuai dengan tempat dan waktu. Yang bisa jadi masalah jika penggunaannya tidak sesuai tempat. Tapi saya tidak akan membahas tentang itu.

Di dalam pesawat sudah ada peraturan-peraturan yang harus kita taati. Misalnya, menggunakan sabuk pengaman saat kita duduk dan selama lampu tanda menggunakan sabuk pengaman masih menyala, kemudian tidak menggunakan telepon genggam dan radio AM/FM selama di pesawat, dan untuk tidak merokok di pesawat baik itu di toilet sekalipun. Memang pada saat pesawat sedang dalam keadaan terbang semua orang menaatinya. Nah yang agak sedikit mengganggu adalah saat pesawat mendarat. Kenapa menurut saya mengganggu?, sesaat pesawat akan mendarat petugas memberikan aba-aba untuk duduk dan menggunakan sabuk pengaman dan untuk tidak menghidupkan telepon genggam sampai saat pesawat telah parkir dengan sempurna.

Tapi yang terjadi apa? saat pesawat mendarat dan masih berada di “run way” untuk menuju ke terminal / parkir, orang-orang sudah sibuk mengambil barang-barang mereka dari atas kabin. Sebagian lagi sudah sibuk menyalakan telepon genggam mereka. Entah itu mereka memberi kabar kalau mereka sudah tiba, atau menelepon supir jemputan mereka atau apa lah. Padahal seharusnya untuk mengambil mengambil barang yang ada di kabin atas harus dilakukan setelah pesawat parkir dengan sempurna. Kalau ingin menggunakan telepon genggam bisa dilakukan saat kita sudah berada diluar pesawat. Memang sih dulu-dulu saya juga sering seperti itu, tapi pelan-pelan saya meninggalkan hal-hal seperti itu. Sepele memang, tapi dampaknya bisa berakibat fatal. Tapi kadang hal-hal sepele lah yang sering diabaikan manusia. Sadar terhadap hal-hal buruk dari yang sepele sepertinya masih belum ada di diri kita.

Mudah-mudahan sih kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik itu bisa pelan-pelan hilang. Karena sebenarnya secara tidak langsung ini berdampak untuk keselamatan kita juga di dalam pesawat. Bukan hanya diri kita saja tapi juga orang lain. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat walaupun agak sulit untuk dimengerti. 😀

Jangan lupa kritik dan saran yang membangun ya teman-teman, jangan lupa mohon bantuannya untuk dishare. Terimakasih.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s