Legenda “Thomas Busby’s Chairs”

Berawal dari iseng-iseng buka Instagram dan scroll atas-bawah, terus terlihat sebuah gambar yang sangat menarik dan agak freak. Terus penasaran lalu buka gambar tersebut, dan kemudian baca informasi yang tertera pada bagian bawah gambar, dan akhirnya memutuskan untuk mencari informasi tentang artikel tersebut. Setelah disunting dari berbagai sumber, berikut artikel tentang “Busby’s Chair”.tumblr_msi2x1nhYL1qdpc5so1_1280

Di Inggris terdapat sebuah perkampungan kecil yang terletak di daerah Yorkshire. Perkampungan itu tepatnya berada di semacam distrik kecil bernama Thirsk. Apa yang terkenal dari perkampungan itu adalah sebuah museum yang mengoleksi berbagai barang kuno. Museum ini cukup terkenal di Inggris dan penyebab utamanya adalah salah satu koleksinya yang berupa kursi kayu antik.

Kursi kayu antik ini tidak terlalu istimewa namun sangat populer karena desas-desus yang menyertainya. Kursi ini dijuluki sebagai kursi maut yang membunuh siapa saja yang berani untuk duduk di atasnya. Selain dijuluki sebagai kursi maut, kursi ini juga sering disebut sebagai kursi Thomas Busby, merujuk pada orang yang “menjatuhkan kutuk” kepada kursi ini.

Thomas Busby merupakan laki-laki yang sangat posesif pada kursi favoritnya di sebuah pub. Di tahun 1702, Thomas Busby dijatuhi hukuman mati karena membunuh ayah mertuanya, Daniel Auty, yang konon katanya karena ia telah menduduki kursi favoritnya. Permintaan terakhir Thomas sebelum menjalani hukuman gantung adalah makan di tempat kesukaannya, yaitu Thirsk, Inggris. Setelah menyelesaikan makannya, Thomas berdiri dari kursinya dan mengatakan: “Siapapun yang duduk di kursi ini akan mengalami kematian mendadak,”

Meskipun telah dikutuk, kursi tersebut tetap dibiarkan di dalam pub selama berabad-abad. Saat Perang Dunia Kedua, pub tersebut menjadi populer sebagai tempat peristirahatan para prajurit. Namun, prajurit yang menduduki kursi tersebut tidak ada yang kembali dari perang dengan selamat.

Pada tahun 1967, dua pilot Royal Air Force duduk di kursi tersebut, mereka mengalami kecelakaan dan meninggal setelah truk yang ditumpangi menabrak pohon.

Pada tahun 1968, seorang pengusaha bernama Tony Earn show membeli pub dan dia tidak membuang kursi itu karena dia tidak percaya takhayul hingga dia menyaksikan dengan mata kepala sendiri dua orang remaja yang nekat duduk di kursi itu dan kemudian mereka meninggal tidak lama setelahnya akibat mengalami suatu kecelakaan. Beberapa bulan kemudian, Tony menyaksikan sekelompok buruh yang bercanda mendudukkan salah satu dari mereka pada kursi dan orang itu meninggal tidak lama kemudian akibat jatuh dari atap!

Di tahun 1970, seorang tukang sengaja menguji nasibnya dengan duduk di kursi tersebut. Tidak perlu menunggu waktu lama, dia meninggal sore hari karena jatuh ke dalam lubang pembangunan.

Ketika wanita pembersih pub ini tersandung dan jatuh ke kursi, dia meninggal tak lama setelah itu karena mengalami tumor otak. Kematian demi kematian orang yang duduk di kursi ini berlangsung secara terus menerus

Hingga pada akhirnya pada tahun 1972 pemilik Pub pun memutuskan untuk menyerahkan kursi tersebut ke museum dengan tujuan untuk menghindari tidak ada yang duduk di Busby’s Chair baik sengaja atau tidak.

Bagaimana menurut teman-teman? Boleh percaya dan boleh juga tidak. 😊

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s